PROFIL MEDIANama Badan Hukum : PT RADIO GRAHA SWARA SAKTI
Nama Station Radio : GRASS FM Frekwensi : 106,2 MHz Tag Line Station : Dangdutnya Tarakan Panggilan Pendengar : Kawan Dangdut
Format Siaran : Saluran Informasi & Hiburan Format Station : Midle of The Road / MOR Komposisi Musik : Dangdut, Campursari, India, Lagu Daerah, dan Lagu Islami Pananggung Jawab : Drs. Ikhsani Contact Marketing / AE : Drs.ikhsan Mobile, 0811 599 345 Kantor & Studio : Jl. Slamet Riyadi No. 28 Tarakan Kalimantan Timur 77111 Telp. : 0551 51816, 5505948 Fax : 0551 51865 Website : www.grassfm.com NPWP : 01.494.148.8-723.000
Bank : Bank Danamon Cabang Tarakan No. Acc. 30206213 Anggota Jaringan : AMRI - Asosiasi Marketing Radio Indonesia KBR 68 H Izin Penyelenggaraan Siaran :
KOMPOSISI PROGRAM
Hiburan : 50 % Pendidikan : 10 %
Informasi / berita : 20 % Komersial : 20 %
KOMPOSISI MUSIK
Dangdut : 80 % India : 5 %
Campursari & lagu daerah : 10 % Islami : 5 %
PROFIL PENDENGARSecara umum pola pendengar dalam mendengarkan radio dilakukan pada saat di rumah dan ditempat kerja. Khusus dalam memenuhi kebutuhan Informasi, radio masih menjadi pilihan disamping media lain. Kawan dangdut adalah sapan pendengar setia GRASS FM, dari remaja hingga dewasa,pada kelas sosial menengah mulai profesinya sebagai pedagang, pekerja kantoran, pengusaha kecil dan menengah serta ibu rumah tangga. TARGET & SEGMENTASI PENDENGAR
JENIS KELAMIN
Pria : 53 % Wanita : 47 % PENDIDIKAN : SD : 13 % SLTP : 28 % SLTA : 49 %D3 : 3 % SARJANA : 7 % SOSIAL EKONOMI STATUS : B 1.751.000 - 2.500.000 = 2 % C1 1.251.000 - 1.750.000 = 80 % C2, 901.000 - 1.250.000 = 15 %D 601.000 - 900.000 = 3 % PEKERJAAN : Ibu Rumah Tangga : 15 %Pelajar / Mahasiswa : 5 %Karyawan : 20 %TNI / POLRI : 5 %Wiraswasta : 40 %Pekerja Informal : 15 %
STATUS MARITAL : Menikah : 53 % Belum Menikah : 47 % U M U R : 14 - 25 tahun : 30 % 26 - 40 tahun : 53 %41 - 50 tahun : 16 % > 50 tahun : 1 % BEHAVIOUR PENDENGAR : Menyukai musik dangdut, setia pada station pilihannya, mengikuti trend, butuh informasi, radio sebagai sarana actualisasi diri, gengsi menjadi kebutuhan.
|
